Masih ingat dengan adverb? Bagi kalian yang belum begitu kenal dengan adverb, jangan khawatir! Kali ini saya akan jelaskan. Adverb dalam bahasa Indonesia, adverb adalah kata keterangan. Beberapa jenis kata keterangan yang biasa kita jumpai dalam bahasa Inggris adalah:
1. Adverb of frequency (menjawab pertanyaan tentang seberapa sering)
2. Adverb of place (menjawab pertanyaan tentang keberadaan/tempat)
3. Adverb of time (menjawab pertanyaan tentang waktu)
4. Adverb of manner (menjawab bagaimana sesuatu hal dilakukan)
1. Adverb of frequency (menjawab pertanyaan tentang seberapa sering)
2. Adverb of place (menjawab pertanyaan tentang keberadaan/tempat)
3. Adverb of time (menjawab pertanyaan tentang waktu)
4. Adverb of manner (menjawab bagaimana sesuatu hal dilakukan)
Nah, kata keterangan ini biasanya digunakan untuk menerangkan sesuatu, baik menerangkan kata kerja, kata sifat maupun kata keterangan itu sendiri. Contohnya begini:
> This bag is very expensive.
> I play badminton every morning.
> The racer drives extremely fast.
> This bag is very expensive.
> I play badminton every morning.
> The racer drives extremely fast.
Kali ini kita membahas tentang adverb of frequency, yang menjawab pertanyaan tentang seberapa sering (how often). Jadi, jika memakai adverb of frequency dalam kalimat, kalian akan mengetahui seberapa sering suatu aktivitas dilakukan. Berikut adalah ukuran seberapa sering jenis-jenis kata dalam adverb of frequency.
Arti dari masing-masing adverbs of frequency:
Always = selalu
Usually = biasanya
Frequently = kerap kali/sering
Often = sering
Sometimes = kadang-kadang
Occasionally = sesekali
Seldom = jarang
Rarely = sangat jarang, langka
Never = tidak pernah
Usually = biasanya
Frequently = kerap kali/sering
Often = sering
Sometimes = kadang-kadang
Occasionally = sesekali
Seldom = jarang
Rarely = sangat jarang, langka
Never = tidak pernah
Jenis-jenis adverb of frequency tadi kita bagi menjadi dua bagian, yaitu yang bermakna positif dan negatif. Bedanya, kalian bisa menggunakan adverb of frequency positif dalam kalimat positif dan negatif, sementara yang bermakna negatif tidak bisa digunakan dalam kalimat negatif karena telah mengandung makna ‘tidak’. Kata yang termasuk dalam adverb of frequency negatif adalah “never” sementara sisanya masuk ke dalam makna positif.
Contoh adverb of frequency negatif:
I never go to Australia. (bukan I don’t never go to Australia)
I never go to Australia. (bukan I don’t never go to Australia)
Contoh adverb of frequency positif:
I always buy groceries.
She doesn’t often drinks coffee.
I always buy groceries.
She doesn’t often drinks coffee.
Letak Adverbs of Frequency
1. Di awal kalimat
Sometimes Dina cooks meal for breakfast. (Kadang-kadang Dina memasak makanan untuk sarapan.)
2. Di tengah kalimat sebelum kata kerja utama (main verb) atau setelah subyek
He often speaks Japanese. (Dia jarang berbicara bahasa Jepang.)
Mira never come to my house again. (Mira tidak pernah datang ke rumahku lagi.)
3. Di akhir kalimat
My father brings snacks for us sometimes. (Ayah saya kadang-kadang membawa jajanan kecil untuk kami.)
I have told about that twice! (Aku sudah memberitahu tentang itu dua kali!)
Sometimes Dina cooks meal for breakfast. (Kadang-kadang Dina memasak makanan untuk sarapan.)
2. Di tengah kalimat sebelum kata kerja utama (main verb) atau setelah subyek
He often speaks Japanese. (Dia jarang berbicara bahasa Jepang.)
Mira never come to my house again. (Mira tidak pernah datang ke rumahku lagi.)
3. Di akhir kalimat
My father brings snacks for us sometimes. (Ayah saya kadang-kadang membawa jajanan kecil untuk kami.)
I have told about that twice! (Aku sudah memberitahu tentang itu dua kali!)
Adverb of Frequency: Always
Kata keterangan yang kita bahas pertama-tama adalah “always”, yang memiliki arti “selalu”. Jika bicara tentang “always”, maka presentase yang dimaksudkan adalah 100% alias tidak pernah tidak.
Penggunaan kata “always” menyimbolkan kebiasaan yang rutin; meskipun bukan berarti dilakukan sepanjang waktu atau setiap hari, namun konsisten pada jadwal yang dispesifikkan.
Contoh kalimat:

Adverb of Frequency: Usually
Selanjutnya, kita akan membahas kata keterangan “usually” yang memiliki arti “biasanya”. Kata ini merujuk pada kebiasaan yang terbilang rutin meski tidak sebegitu konsisten. “Usually” mengimplikasikan makna “most of the time” atau “hampir setiap waktu”. Jika diwujudkan dalam presentase, maka angka yang didapat untuk menggambarkan kekerapan yang diwakilkan oleh “usually” adalah 90%.
Artinya, “usually” hampir sama kerapnya dengan “always”, hanya saja tidak sebegitu stabil.
Contoh kalimat:

Adverb of Frequency: Often
Sedikit lebih jarang di bawahnya, kita menjumpai kata keterangan “often” yang bermakna “sering”. Presentase kekerapan yang diwakilkan oleh kata ini berkisar antara 60-70%, atau mengimplikasikan “many times” (berkali-kali, meskipun tidak selalu).
Ukuran kekerapan yang digambarkan oleh “often” berbeda-beda menurut tiap-tiap individu. Namun, banyak yang menganggap bahwa ukuran dari “sering” adalah “lebih dari tiga kali”.
Contoh kalimat:

Adverb of Frequency: Sometimes
Di bawah “often”, kita menemui kata keterangan lain yaitu “sometimes” yang bermakna “kadang-kadang”.
Kata ini semakna dengan “some of the times” atau “beberapa kali”, yang mana bila diukur dengan angka maka presentasenya berkisar antara 30-40%. Kata “sometimes” menggambarkan kebiasaan yang tidak rutin, di mana kadang dilakukan dan ada kalanya tidak.
“Sometimes” dapat pula diartikan “sesekali”. Kata ini juga memiliki sinonim dalam bahasa Inggris, yaitu “occasionally”.
Contoh kalimat:

Adverb of Frequency: Never
Bertolak belakang dari “always”, “never” atau “tidak pernah” menunjukkan kebiasaan yang negatif alias selalu tidak. Jika dipresentasekan, angka yang tepat untuk mewakilkannya adalah 0%.
Contoh kalimat:
Kata keterangan yang kita bahas pertama-tama adalah “always”, yang memiliki arti “selalu”. Jika bicara tentang “always”, maka presentase yang dimaksudkan adalah 100% alias tidak pernah tidak.
Penggunaan kata “always” menyimbolkan kebiasaan yang rutin; meskipun bukan berarti dilakukan sepanjang waktu atau setiap hari, namun konsisten pada jadwal yang dispesifikkan.
Contoh kalimat:
- Babies always cry when they are hungry. (Para bayi selalu menangis ketika mereka lapar)
- My mother always cooks eggs for breakfast. (Ibuku selalu memasak telur untuk sarapan)
- When I was in elementary school, I always went to school on foot. (Ketika masih SD, aku selalu berangkat ke sekolah jalan kaki)

Adverb of Frequency: Usually
Selanjutnya, kita akan membahas kata keterangan “usually” yang memiliki arti “biasanya”. Kata ini merujuk pada kebiasaan yang terbilang rutin meski tidak sebegitu konsisten. “Usually” mengimplikasikan makna “most of the time” atau “hampir setiap waktu”. Jika diwujudkan dalam presentase, maka angka yang didapat untuk menggambarkan kekerapan yang diwakilkan oleh “usually” adalah 90%.
Artinya, “usually” hampir sama kerapnya dengan “always”, hanya saja tidak sebegitu stabil.
Contoh kalimat:
- The kids usually wear t-shirts to the playground. (Anak-anak biasa memakai kaos di taman bermain)
- If you want to see Julian, try to go to the library. He’s usually there during lunch break. (Jika kamu ingin menemui Julian, coba pergilah ke perpustakaan. Dia biasanya berada di sana selama istirahat makan siang)
- Olivia usually orders iced coffee, but today she’s not feeling well that she wants something warm. (Olivia biasa memesan es kopi, namun hari ini dia merasa tidak sehat dan ingin sesuatu yang hangat)

Adverb of Frequency: Often
Sedikit lebih jarang di bawahnya, kita menjumpai kata keterangan “often” yang bermakna “sering”. Presentase kekerapan yang diwakilkan oleh kata ini berkisar antara 60-70%, atau mengimplikasikan “many times” (berkali-kali, meskipun tidak selalu).
Ukuran kekerapan yang digambarkan oleh “often” berbeda-beda menurut tiap-tiap individu. Namun, banyak yang menganggap bahwa ukuran dari “sering” adalah “lebih dari tiga kali”.
Contoh kalimat:
- I often cook for my family, but I am not really good at it. (Aku sering memasak untuk keluargaku, tapi aku tidak benar-benar pandai)
- I don’t really know who Ernest Prakasa is, but I often find his name on the internet. (Aku tidak begitu tahu siapakah Ernest Prakasa itu, akan tetapi aku sering menumpai namanya di internet)
- Samantha is not on diet. She often goes swimming in her spare time, that’s what helps her shape her body. (Samantha tidak sedang diet. Dia sering pergi berenang ketika ada waktu luang, itu yang membantu membentuk tubuhnya)

Adverb of Frequency: Sometimes
Di bawah “often”, kita menemui kata keterangan lain yaitu “sometimes” yang bermakna “kadang-kadang”.
Kata ini semakna dengan “some of the times” atau “beberapa kali”, yang mana bila diukur dengan angka maka presentasenya berkisar antara 30-40%. Kata “sometimes” menggambarkan kebiasaan yang tidak rutin, di mana kadang dilakukan dan ada kalanya tidak.
“Sometimes” dapat pula diartikan “sesekali”. Kata ini juga memiliki sinonim dalam bahasa Inggris, yaitu “occasionally”.
Contoh kalimat:
- I am not close with Ryan. We just take the same bus to school sometimes. (Aku tidak dekat dengan Ryan. Kami hanya naik bus sekolah yang sama kadang-kadang)
- Karen is a vegetarian. But sometimes, she still has seafood when she is bored. (Karen adalah seorang vegetarian. Tetapi, sesekali dia masih makan makanan laut ketika dia bosan)
- Sometimes I wonder if my best friends keep a secret from me, especially after seeing them going out without me. (Terkadang aku bertanya-tanya apakah sahabat-sahabatku menyimpan rahasia dariku, khususnya setelah melihat mereka pergi tanpa aku)

Adverb of Frequency: Never
Bertolak belakang dari “always”, “never” atau “tidak pernah” menunjukkan kebiasaan yang negatif alias selalu tidak. Jika dipresentasekan, angka yang tepat untuk mewakilkannya adalah 0%.
Contoh kalimat:
- I have tried to ask her out for a movie, but she never seems interested. (Aku sudah berusaha mengajaknya pergi menonton, namun dia tidak pernah terlihat tertarik)
- When my father was a teenager, he never tried cigarettes. (Ketika ayahku masih remaja, dia tidak pernah merokok)
- Jennie’s aunt is a Chinese woman, but she never hears her speaking Mandarin. (Bibi Jennie adalah perempuan Cina, namun ia tidak pernah mendengarnya berbicara bahasa Mandarin)
Silahkan Dicatat Dibuku Catatan atau Dibuku Tugas..........Jika ada yang tidak mengerti silahkan ditanyakan..........



Tidak ada komentar:
Posting Komentar